Hi,,,, aku ga nyangka kamu masih pake Email ini.
aku juga tak mengira kamu bisa baca tulisanku lewat email ini, mungkin dengan ini aku cuma bisa sampaikan surat yang tdk pernah sempat kamu baca.
aku ngga berniat ganggu kehidupan kamu karena aku tau kamu punya kehidupan lain saat ini.
aku berharap surat ini dpt kamu baca...
ini hanya sebuah surat busuk yang tak berharga namun sangat bernilai buat ku.
_____________________________________________________
Tangerang 12 mei 2008
Hai Apa kabar kamu? Aku harap semua baik2 saja sama seperti hari dimana kamu menjadi orang yang paling beruntung dan melebihi hari terbaikmu saat bersamaku
Teringat hari-hari indah saat bersamamu, rasa dimana aku menjadi orang yang paling dihargai dan disayang olehmu, saat dimana kan sandarkan kepalamu di persilaan kakiku dengan bantal merah alasnya
Saat dimana kau pakai jam tangan bututku dan enggan melepasnya, saat kumerasa hati kita menyatu walau kau hanya gunakan kalung takbernilaiku, saat ku slalu temani kau tidur lewat jaket yang kupinjamkan diwaktu hujan, aku pria beruntung
Masih tercium harummu dalam ingatan seakan berbicara kau adalah milikku.telapak tanganmu didadaku buatku mampu tuk hapus semua amarah di diri. Kau hanya perlu berkata “ aku sayang mas” tuk bisa buatku pertaruhkan jiwa ragaku untuk kamu
Seringkali saat mataku tertutup dan mulai mengingat wajahmu, namamu,cantikmu, bibirmu, dan semua tentangmu , sesaat setelah itu aku terbawa pada masalalu, terkadang manis terkadang pahit. Beberapa detik sebelum aku buka kedua mataku, aku lupa berada dimana, aku takut membuka mata, serasa takut jika aku sudah bukan dialamku lagi, alam dimana tempat aku membayangkanmu sebelumnya, aku takut sudah berada di alam yang jauh sekali denganmu.
Cincin itu rusak
Tanda hatiku rusak beberapa kali
2 kali seingatku
Dia mohon aku untuk perbaikinya
Sekali.........
Mengapa aku terlalu enggan tuk perbaiknya
Aku khilaf... dan sebagai balasannya
Dia pergi tinggalkan ketidak yakinannya akanku....
Cincin itu rusak, bersama hati dankesalahanku
Entahdimana hatiku berada sekarang
Walau hatiku hancur berkeping karenamu
Tapi aku kan tetapmencintamu,
walau hanya dengan serpihan
Hati yang tersisa.
____________________________________________________
no date record
Malam ini akumasih terjaga dengan segala pikiran dikepala
Ingin rasanya tangan ini untuk tidak berhenti menulis, diaman dapat kutuangkan semua rasa dihatiku
Hati ini tidak terlihat lagi, takada yang mampudilihat lagi olehnya,betapa aku mencintainya
Seseorang membeli sebuah mobil mewah tuk menyatakan cintanya
Membeli sebuah pulau untuk orang yang disayanginya
Aku mau hidup dengannya, akupun mau mati karenanya aku mau disisa umurku tuk bersamanya, namun apa arti sebuah pengeras suara untuknya, lalu ditukarkan dengan sebuah kue ulang tahun untuknya, tidak ada artinya memang.
Benda itu cukup punya memori buatku tentangnya, aku hanya punya itu dan aku sangat bahagia bila ia juga bahagia
Cinta tak bisa dipaksakan aku tau itu
Cinta tak ingin kupaksakan aku janji itu
Segala keterpaksaannya adalah keterpaksaanku
Semakin kumencintainya semakin ku memaksanya
Aku mencintainya tapi takkan kupaksakan
Aku sangat mencintainya tapi tak kan kupaksakan
Aku rela segala untuknya tapi ....
takkan kupaksakan dia ... untuk sedikit mengingat tentangku
_________________________________________________________
20 November 2008 1:24
Tuk kamu kekasihku hatiku
Mungkin saat kau baca surat ini, ini kamu sedang beristirahat melepas lelah dan sedikit menyenderkan kepala serta bernafas panjang buang sedikit kepenatan.
Aku harap aku boleh sedikit menemani kamu melalui surat ini
Aku bingung ingin ngobrol denganmu, tak tau kapan waktu aku bisa kamu terima untuk kita sama-sama buka fikiran
Mungkin ratusan lagu yang kunyanyikan tak lagi bisa kau dengarkan, mungkin pula puluhan film cinta mampu buatmu memikirkan aku
Mungkin banyak sms tak bisa lagi buat kamu tersenyum
Mungkin telepon dariku tak lagi bisa buatmu sekedar berkata halo
Sedikit namaku tak lagi bisa jadi semangat jalani harimu
Dan....
Mungkin hadirku tak berarti lagi untuk mu... semua itu kusadari
Aku pun mengerti... tak perlu berkata sepatah katapun untuk dapat mengerti semua ini
Hidup itu pilihan
Semua orang berhak memilih hidupnya masing-masing, kebahagiaanpun tak bisa kupaksakan.
Kesetiaan....rasacinta... rasa sayang...semua itu anugerah yang dialirkan Allah SWT ke diri seseorang masing-masing
kamu punya pilihanmu sendiri
Begitu pula aku. 1 tahun kujalani hari-hariku tuk satu tujuan, memang singkat, dan ternyata aku gagal
Rusuk tulang belakangku menangis akan kegagalanku
Lengan kiriku tak hentinya berdenyut saat dia tau ku harus relakanmu
Kakiku dingin keduanya bediri selama setahun tuk berada di tepi jalan
Kepalaku mengeras tuk tetapkan fikiranku agar tidak hilang akal sehat.
Dan hatiku sempat teremas dan terhenti bekerja saat kiamat kecil itu datang” saat ku terima sms pernikahan teman kita” namun tangan kananku masih mampu menulis surat ini
Aku relakan kau.... bahagialah Adindaku ..